You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Senator Sylviana Murni Rawat Budaya Betawi Penganten Sunat
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Senator Sylviana Murni Rawat Budaya Betawi Penganten Sunat

Menjelang Hari Ulang Tahun ke-496 Kota Jakarta, Ketua Badan Kerjasama Parlemen Dewan (BKSP) DPD RI, Sylviana Murni, memperkenalkan prosesi Penganten Sunat Betawi di anjungan Provinsi DKI, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu (18/6).

Ayo kita lestarikan kearifan lokal Jakarta

Kegiatan ini dihadiri Gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012, Fauzi Bowo, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Energi DKI, Hari Nugroho dan sejumlah  pejabat lainnya.

Mpok Sylvi: Heru Sangat Mengerti Karakteristik Masyarakat Betawi

Menurut Sylvi, prosesi sunatan ala Betawi ini memiliki daya tarik tersendiri dan cukup unik, mulai dari arak-arakan sebelum anak disunat, saat sunatan yang dilakukan Bengkong (ahli khitan dari Betawi), alat sunat yang digunakan, hingga arakan naik delman setelah disunat

Untuk alat khitan khas Betawi, biasanya Bengkong memakai penjepit ujung dan penjepit jaga yang berbentuk khusus, serta pisau potong tipis sangat tajam. Ketika digunakan untuk mengkhitan, pasiennya tidak merasakan sakit yang berlebihan.

Sylvi berencana membuat satu buku soal keunikan Penganten Sunat Ala Betawi ini. Rencananya, buku ini akan dibuatkan dalam bentuk e-book dan visual grafis.

Jika sudah diterbitkan ini maka menjadi buku ketiga karya mantan None Jakarta tahun 1981 ini. Sebelumnya telah terbit buku berjudul "Pernak pernik Abang None" dan "Nujuh Bulan ala Betawi".

Tak hanya itu, tokoh perempuan yang akrab dipanggil Mpok Sylvi ini juga pernah menyusun buku tentang Kuliner Betawi dan Database orang Betawi yang top. Tercatat ada 500 tokoh Betawi yang namanya sudah disimpan dalam sebuah buku Sylvi.

"Pembuatan buku ini selalu dalam rangka menyambut HUT kota Jakarta," ucap Mpok Silvy.

Dia berharap, buku yang sudah dan akan dibuatnya bisa menjadi khasanah perpustakaan digital yang ada di DKI. Bahkan bukunya juga akan dikirim ke international e-book dengan dua bahasa.

"Ayo kita lestarikan kearifan lokal Jakarta. Karena Jakarta sebagai Kota Global yang dapat menarik wisatawan mancanegara dengan kearifan lokal," pungkas  Sylvi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye6116 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3768 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye2994 personNurito
  4. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye2937 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1545 personFolmer